Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Januari 2011

isu facebook yang akan di tutup

                Gosip dari Mark GunungGula (translate dari: Mark Zueckerberg) bahwa website kesayangannya itu akan ditutup. Ah,, apa mungkin ya ? Masak sih,, website terbanyak pengunjungnya nomer dua di dunia ini-di bawah mbah google- mau dishut down servernya ? Website yang telah memberi kekayaan kepada tim Fb sebesar 300US$ lebih akan menghilang? Kasian atuh si Mark, saya yakin dia pasti nangis darah lah kalau investasi terbesarnya ini mau dicopot. Tapi mau gimana lagi, Tepat tanggal 31 Mei 2010 jam 13.32,, Facebook akan resmi ditutup.

Tapi kenapa begitu yah?? Salah apa si Mark ? Setelah saya cek sama mbah google, ternyata yang cari perkara adalah ConnectU.com. ConnectU.com ini menuntut bahwa tadinya si Mark bekerja bersama mahasiswa Harvard lainnya untuk mengembangkan website ConnectU.com ini. Eh,, ternyata sebelum proyek ConnectU ini rampung, Mark lari dan mendirikan website jejaring sosial lainnya yang bernama Facebook.

Nah,, kalau pengadilan membuktikan bahwa Mark melakukan pencurian hak kekayaan intelektual, maka jelas saja Facebook ini akan ditutup. *Nah lho? Tapi ini masih dalam proses penyelidikan. Ada isu juga yang bilang,, kalau ConnectU.com mencabut tuntutannya dengan sebuah kesepakatan tertutup. Tapi kesepakatan itu terbongkar dan disebutkan bahwa facebook memberikan sejumlah uang kepada connectu.com dan memperoleh sebagian saham facebook. Hmm,, kayaknya si Mark lagi keringet dingin nih .. Takuuuttt .. (Lagian masih bingung,, ditutup sementara atau selamanya ??)

Di sisi lain,, ternyata di facebook ada aplikasi bernama "Quit Facebook Day" dan memiliki website sendiri. Bagi yang ingin bergabung untuk menutup akun fbnya, bisa bergabung di websitenya dengan catatan harus menepati janjinya. Tapi tampaknya hanya sedikit yang merespon. Dari berjuta-juta pengguna Facebook di dunia,, hanya baru sekitar ribuan yang bergabung dan ratusan yang meninggalkan tombol likenya. Hmm. Wah,, kita tunggu saja apa kelanjutan hasilnya yah ?? Tampaknya si Mark akan mengeluarkan strategi jitu untuk mengalahkan ConnectU.com.

Rabu, 24 November 2010

Facebook dan Twitter Tak Laku di Jepang


Ilustrasi (unplugged)

     young_inspector™ - Pengguna internet semakin menjamur terutama pengguna yang memiliki akun di situs media sosial. Banyak orang yang mulai berhubungan dengan orang yang dikenal maupun yang tidak kenal. Internet seolah-olah mampu menembus batas perkenalan itu.

Namun tidak seperti di Jepang. Menurut survei yang dilakukan perusahaan riset TNS yang mempelajari perilaku konsumen online, dari 50.000 peselancar internet di 46 negara, TNS justru menemukan hal yang aneh di situs media sosial khususnya di Jepang.

Ya, menurut hasil survei itu orang Jepang lebih suka berteman dengan orang-orang yang dikenalnya ketimbang mengenal orang baru. Seperti yang dilaporkan, rata-rata mereka hanya memiliki 29 orang dalam daftar pertemanan baik di Facebook maupun di Twitter.

Dibandingkan dengan Malaysia yang rata-rata setiap orangnya memiliki 233 teman. Sementara di situs Facebook sendiri, orang Malaysia memiliki hampir lebih dari 130 teman.

Kenapa bisa? Menurut beberapa orang kebutuhan naluriah untuk menjaga privasilah yang membuat orang Jepang kurang berani unjuk gigi di situs media sosial populer itu.

Meski 'miskin' teman, Jepang justru menempati urutan ketiga pengguna internet terbanyak setelah China dan Amerika Serikat. Rupanya internet di Jepang lebih sering digunakan untuk hal bisnis. Kalaupun untuk hal pribadi, mereka lebih memilih untuk menggunakan nama samaran agar privasi tetap terjaga.

Bagi perusahaan, situs media sosial seperti Facebook maupun Twitter memang mempunyai tempat istimewa di dunia maya. Penggunaan media sosial memang kian meraksasa. Karena banyak hal yang bisa diambil dari salah satu corong new media ini, sehingga wajar bila perusahaan-perusahaan memiliki 'kepanjangan tangan' di Facebook, Twitter maupun media sosial lain.

70% Anak Muda Indonesia SMS-an untuk Kencan


ilustrasi (opera)


              Jakarta - Opera menggelar survei pada pengguna Opera Mini kelompok usia 18-27 tahun. Salah satu hasilnya, 70 persen responden di Indonesia pernah menggunakan SMS untuk mengajak kencan.

Itu salah satu hasil survei pada kelompok yang disebut sebagai Gen Y (Generation Y) seperti disampaikan Opera dalam State of The Mobile Web Oktober 2010.

Salah satu pertanyaan survei itu adalah, 'Apakah Anda pernah mengajak kencan lewat SMS?'. Hasilnya, 70 persen responden dari  Indonesia menjawab Ya.

Pertanyaan lainnya yang cukup menarik adalah, 'Apakah Anda pernah mengirimkan surat dengan tulisan tangan?'. Lebih dari 55 persen responden di Indonesia menjawab Tidak pada pertanyaan itu.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang respondennya cenderung punya teman online yang tak pernah ditemui secara offline. Sekitar 85 persen responden mengaku memiliki teman online seperti ini.

Pertanyaan yang diajukan dalam survei itu cukup beragam, namun selalu berkaitan dengan penggunaan internet. Contoh lainnya, hampir 70 persen responden dari Indonesia mengaku tak pernah berlangganan majalah cetak lagi.

"Tidak. Saya tidak pernah baca majalah cetak lagi dan saya tak pernah berlangganan. Informasi yang saya dapatkan di Internet sudah cukup banyak dan lebih spesifik," tutur seorang responden dari Indonesia, Danny usia 18 tahun.

Indonesia masih tercatat sebagai pengguna Opera Mini terbesar di dunia. 10 situs yang paling banyak diakses oleh pengguna Opera Mini di Indonesia adalah:


  1. facebook.com
  2. google.com
  3. detik.com (naik dari 4)
  4. youtube.com (turun dari 3)
  5. yahoo.com
  6. twitter.com
  7. waptrick.com
  8. getjar.com
  9. wikipedia.org (muncul lagi)
  10. kaskus.us (turun dari 9)